Ngetessss Persis Solo Waspadai Kebangkitan Persika Karawang

0
209
Striker Persis Solo, Sunarto (kanan) diandalkan untuk menggedor pertahanan Persika Karawang di Stadion Singaperbangsa Kamis sore (19/7). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

KARAWANG – Di awal musim Liga 2 2018, Persika Karawang sempat jadi pesaing utama Persis Solo di Grup Barat. Kemenangan telak 4-0 di kandang atas Cilegon United (25/4) melambungkan mereka di posisi puncak. Namun, memasuki pekan kedua performa tim yang bermarkas di Stadion Singaperbangsa ini terjun bebas.

Tim berjuluk Ayam Ciparage tersebut hingga pekan kedelapan hanya nangkring di posisi 9 klasemen sementara Grup Barat. Hasil dari dua kemenangan, tiga kali kalah, dan tiga kali bermain seri. Ironisnya lagi, harmonisasi Persika diprediksi limbung setelah pelatih kepala mereka, Ricky Nelson memutuskan mundur dari jabatannya. Usai mengantar tim menang 2-1 atas tamunya PSIR Rembang, 15 Juli kemarin.

Kondisi ini harusnya bisa dimanfaatkan Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– untuk meraih kemenangan. Minimal mencuri 1 poin. Saat kedua tim berjumpa di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, sore ini.

Peluang itu dinilai cukup terbuka lebar. Stadion Singaperbangsa musim ini juga tak angker-angker amat. Rudiyana dkk baru menang dua kali dari total empat laga di markas mereka.

”Persika tim kuat. Mereka memiliki kualitas pemain yang cukup baik. Tapi kami tetap yakin bisa meraih poin di sana,” terang Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (18/7).

Tapi, M. Wahyu Fitrianto dkk wajib waspada. Dua musim lalu, tepatnya di kompetisi ISC B, Persis pernah dibekuk 0-2 di Singaperbangsa. Problem lainnya, daya dobrak Persis meninggalkan lubang menganga setelah sang superstar baru, Azka Fauziharus menepi. Posisinya kemungkinan bakal diganti Jalwandi, Sunarto, Dedi Cahyono Putra, atau Arif Yanggi.

”Azka kami tinggal di Solo untuk pemulihan cedera hamstring. Tapi pada dasarnya semua pemain yang kami bawa siap diturunkan,” beber Jafri.

Terkait kondisi host yang sedang limbung ditinggal pelatih utama, Jafri justru menepikannya. Dia menganggap kondisi tersebut bukan sebuah handicap bagi lawan.

”Kami hanya memikirkan bagaimana memenangi pertandingan ini. Kami juga tidak berpikir tuan rumah ada persoalan internal. Saya anggap ini laga seperti biasa. Kedua tim sama-sama siap bertanding dan meraih kemenangan,” tegas mantan juru taktik Semen Padang tersebut.

Sementara itu, Media Officer Persika Karawang, Yunas Setiawan mencoba mencairkan suasana di ruang ganti. Meski hingga detik ini manajemen Persika belum menunjuk pengganti Ricky Nelson. Sebagai nahkoda sementara, manajemen memaksimalkan peran Robi Mareiyana, pelatih fisik. Dibantu pelatih kiper, Danny Hidayat.

”Pelatih kepala pengganti Ricky Nelson kami tunjuk setelah pertandingan melawan Persis. Kami akui psikis dan mental pemain sedikit terguncang. Kami berharap pemain tetap menunjukkan permainan terbaik di hadapan publik sendiri. Kemungkinan besar, kami akan menurunkan pemain-pemain lokal Karawang,” tandas Yunas.

Persika sedikit tersenyum lega karena berpotensi menurunkan bomber Timnas U-19, Aji Kusuma. Aji saat ini sudah bergabung ke tim usai membawa Indonesia meraih juara tiga Piala AFF U-19 di Sidoarjo kemarin. Belum lagi tambahan bocoran strategi dari mantan striker Persis musim lalu Rudiyana yang kini berseragam, Persika. Plus kiper Ghoni Yanuar Gitoyo yang pernah mengawal mistar gawang Persis musim 2015. (nik/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here