Tuduh PB XIII Ambil Pusaka, Dewan Adat Lapor Polisi

Tuduh PB XIII Ambil Pusaka, Dewan Adat Lapor Polisi

0

SOLO – Mendekati prosesi Tingalan Dalem Jumenengan 22 April, konflik internal di Keraton Kasunanan Surakarta bertambah ruwet. Kemarin, PB XIII Hangabehi dilaporkan oleh kubu Dewan Adat ke Polresta Surakarta dengan tuduhan mengambil pusaka keraton dan menyimpan di tempat tinggal pribadinya.

Laporan tersebut bertepatan dengan jatuh tempo permintaan Hangabehi lewat Satgas Panca Narendra agar Dewan Adat menyerahkan seluruh kunci ruangan di keraton pada Rabu (12/4).

Mewakili Dewan Adat, Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Kasunanan Surakarta KP Eddy Wirabhumi menjelaskan, laporan ke Polresta Surakarta berdasarkan kesaksian beberapa abdi dalem yang melihat pusaka yang disimpan di Dalem Ageng Prabasuyasa berpindah tempat di Sasana Narendra (kediaman PB XIII).

“Jumlah pastinya saya kurang jelas. Tapi ada puluhan pusaka yang diambil Sinuhun Hangabehi sejak 2005-2007 lalu,” beber Eddy kemarin.

Menurut dia, pengambilan pusaka oleh PB XIII merupakan pelanggaran hukum karena pembukaan kamar pusaka harus melalui pengawasan khusus yang diketahui pengageng perintah keputren beserta abdi dalem dan beberapa pengageng lainnya.