Tergenang Air, Lahan Bengkok Mangkrak

Tergenang Air, Lahan Bengkok Mangkrak

0
Tanah bengkok di Desa Tiaran, Kecamatan Bulu ini selama dua tahun terakhir tergenang air cukup tinggi. RYANTONO P.S./RADAR SUKOHARJO

SUKOHARJO –  Tanah kas desa atau bengkok Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu dibiarkan mangkrak dalam dua tahun terakhir. Penyebabnya, lahan tersebut tergenang air cukup tinggi, sehingga tidak memungkinkan untuk ditanami.

Kepala Desa (Kades) Tiyaran Sunardi mengatakan, tanah bengkok tersebut saat ini menganggur dan tidak bisa digarap untuk pertanian. ”Airnya itu tidak surut – surut lantaran hujan. Sebentar saja hujan turun dengan intensitas tinggi pasti akan tergenang,” papar dia.

Padahal, bila dalam kondisi normal, lahan seluas 2,5 hektare tersebut bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Penyebab tergenangnya lahan tersebut karena saluran air yang berada di tanah bengkok tersebut bermasalah. Dampaknya, aliran air tidak bisa keluar dengan lancar. Apalagi ada dugaan saluran air tanah bengkok tersebut disumbat.

Dia menjelaskan, beberapa petani kadang menyumbat saluran air tanah bengkok tersebut untuk kepentingan tanam mereka. Bila musim hujan air dibiarkan tertampung di lahan bengok. Ketika kekurangan air, sumbatan dari saluran tanah bengkok tersebut dibuka untuk pertanian. ”Tapi memang salurannya sangat kecil dan tidak layak,” papar dia.