Pemkab Boyolali Genjot Normalisasi Saluran Irigasi

Pemkab Boyolali Genjot Normalisasi Saluran Irigasi

0
Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat meletakkan batu secara simbolis saat merehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Desa Grogolan, Kecamatan Karanggede. TRI WIDODO/RADAR BOYOLALI

BOYOLALI – Tak dimungkiri padi, jagung dan kedelai (Pajale) masih menjadi sumber makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus berupaya terus menggenjot produktifitasnya. Hal itu bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Perkebunan dan pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jiyanto mengatakan, salah satu program upaya khusus (upsus) untuk meningkatkan produktifitas dengan rehabilitasi jaringan irigasi. Dengan didukung Dana Tugas Pembantuan Dirjen Prasarana dan Sarana, Kementerian Pertanian menargetkan bisa mencapai 53 ribu hektare lahan pajale di Boyolali.

“Upsus pajale di Boyolali punya target 53 ribu hektare,” jelas Bambang saat kegiatan peletakan batu pertama Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Desa Grogolan, Kecamatan Karanggede, Rabu (12/4).

Bambang menargetkan, pada 2017 ini, jaringan irigasi seluas 500 hektare di tiga kecamatan yakni Banyudono, Klego dan Karanggede akan diperbaiki. Karena memang produksi pajale di tiga kecamatan itu tergolong tinggi. “Daerah lain akan menyusul pada tahun berikutnya,” jelas Bambang.