Baru Separo Perusahaan Otobus di Tirtonadi Gabung E-Ticketing

Baru Separo Perusahaan Otobus di Tirtonadi Gabung E-Ticketing

0
Loket e-ticketing di Terminal Tirtonadi untuk mempermudah pelayanan ke penumpang. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

SOLO – Sebanyak 20 perusahaan otubus (PO) yang beroperasi di Terminal Tirtonadi belum bersedia bergabung dengan sistem tiket elektronik (e-ticketing). Alasannya beragam. Mulai sudah memiliki sistem serupa, hingga takut merugi.

Kepala Terminal Tirtonadi Eko Agus Susanto menjelaskan, terdapat 40 PO yang beroperasi di terminal tipe A tersebut. Dari jumlah itu, baru separo menggunakan e-ticketing yang mulai diberlakukan Desember 2016 lalu.

“Terus kita evaluasi. Kami tidak bisa berjalan sendiri, harus melibatkan Organda, PO dan Kementerian Perhubungan karena kita dibawahnya,” terang Eko, Rabu (12/4).

Hasil evaluasi sementara, PO yang enggan bergabung memiliki alasan masing-masing. Yakni, ada PO yang sudah mandiri dan menerapkan e-ticketing melalui biro-nya masing-masing serta mengaku belum siap menggunakan sistem tersebut karena mempertimbangkan keuntungan PO.

“Mereka masih mengandalkan uang tiket untuk biaya operasional, sehingga kalau memakai e-ticketing tidak masuk,” imbuh Eko.