Revitalisasi Pasar Gede Kuatkan Sisi Jawa-Tiongkok

Revitalisasi Pasar Gede Kuatkan Sisi Jawa-Tiongkok

0
Revitalisasi Pasar Gede mengedepankan akulturasi budaya Jawa-Tiongkok. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

SOLO – Rencana revitalisasi Pasar Gede kembali digaungkan oleh pemkot. Pasar Gede akan dipoles guna menguatkan pesan akulturasi Jawa-Tiongkok. Revitalisasi juga diintegrasikan dengan penataan kawasan balai kota dan Beteng Vestenburg.

Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo mengatakan, saat ini penataan Pasar Gede dengan mengedepankan unsur budaya masih belum kuat. Bahkan, pasar di sisi timur belum terlihat penataan sama sekali. Pemkot ingin para pedagang di pasar itu tak hanya menjual produknya, namun juga bisa merepresentasikan budaya Kota Solo.

”Pasar Gede akan dikembalikan menjadi ikon pusat perdagangan di Solo yang memiliki kekhasan budaya, ramah terhadap lingkungan, dan sebagai pusat pendidikan. Di sana juga akan ditambahi pernik-pernik sebagai pasar budaya,” terang Subagiyo kemarin (11/4).

Tak hanya bagian dalam, Pasar Gede bagian luar juga akan ditata ulang sesuai konsep awal yaitu akulturasi budaya Jawa-Tiongkok. Penataan meliputi tempat parkir, lalu lintas, loading, hingga vegetasi yang ada di kawasan tersebut. Jika selama ini Pasar Gede lebih didominasi unsur Tiongkok, maka dalam revitalisasi kali ini akan dikuatkan sisi Jawanya.