Pupuk Subsidi Khusus Petani Ber-PBB

Pupuk Subsidi Khusus Petani Ber-PBB

0
Petani menggarap padi di sabuk hijau Waduk Cengklik. ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO

BOYOLALI – Petani yang menggarap padi di lahan sabuk hijau, terancam tak bisa menggunakan pupuk bersubsidi. Sebab, mereka tidak memungkinkan membuat Kartu Tani, sebagai syarat pembelian pupuk bersubsidi. Mengingat syarat membuat Kartu Tani, petani penggarap lahan harus memiliki kelengkapan surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Bidang Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertanbun) Boyolali, Suyono, didampingi penyuluh lapangan, Suwaldi menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendataan untuk pembuatan Kartu Tani. Pendataan menyasar seluruh lahan pertanian. Baik lahan irigasi teknis maupun lahan tadah hujan.

Saat ini proses pendataan sudah mencapai 80 persen. ”Dalam minggu-minggu ini, sosialisasi dan pendataan akan kami selesaikan,” kata Suyono kepada Radar Boyolali kemarin (11/4).

Selama proses pendataan, ada beberapa masalah yang ditemui di lapangan. Terutama bagi petani yang menggarap lahan, bukan milik perseorangan. Yakni milik perhutani dan penggarap lahan pasang surut di tiga waduk di Boyolali. Sebab, lahan-lahan tersebut merupakan milik pemerintah pusat dan daerah.