Perbaikan Jalur Solo-Selo-Borobudur Ditarget Selesai Akhir Tahun

Perbaikan Jalur Solo-Selo-Borobudur Ditarget Selesai Akhir Tahun

0
Ilustrasi proses perbaikan jalur Solo Selo Borobudur yang melalui wilayah Desa Genting, beberapa waktu lalu. TRI WIDODO/RADAR BOYOLALI

BOYOLALI – Masyarakat di Kecamatan Selo dan sekitarnya, yang biasanya menggunakan jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) diminta bersabar. Mengingat perbaikan jalan dengan rigid beton terus dilanjutkan hingga mencapai seluruh jalur tersebut. Ditargetkan jalur wisata yang membelah lembah Gunung Merapi-Merbabu tersebut kelar seluruhnya pada akhir tahun ini.

Terbukti sejak tahun lalu, jalur SSB pada ruas Cepogo-Samiran sudah diperbaiki tahun lalu. Dan tahun ini perbaikan jalan juga terus dilanjutkan. Perbaikan itu dibagi dua paket. Yaitu menyambung dari Desa Samiran, kemudian selanjutnya dari wilayah Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang. “Panjangnya sekitar tujuh kilometer, dengan anggaran sekitar Rp 42 miliar,” kata Pengawas Jalur SSB, Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya, Provinsi Jateng, Sumarwan, kemarin (10/4).

Dijelaskan Sumarwan, perbaikan jalur SSB di ruas Selo sampai di Desa Jrakah yang berada di perbatasan Magelang. Yakni dengan mengganti aspal dengan beton serta diperlebar. Tak hanya itu, saluran air di sisi jalan juga bakal dibenahi.  “Saat ini proyek sudah dimulai, yakni dengan meratakan dasaran rigid dalam melebarkan lokasi jalan,” terang Sumarwan.

Selain dari Desa Samiran, perbaikan jalur SSB juga dimulai dari  wilayah Magelang. Yang saat ini juga sedang diperbaiki. Sehingga pada akhir tahun 2017, jalur-jalur yang sedang diperbaiki itu bisa tersambung. “Akhir tahun ini jalur SSB sudah mulus dan nyaman untuk dilewati,” jelasnya.