Kasus Dahlan Bikin Takut Profesional Mengabdi di BUMD

Kasus Dahlan Bikin Takut Profesional Mengabdi di BUMD

0
ILUSTRASI

JOGJA – Kriminalisasi terhadap Dahlan Iskan dalam kasus pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim ternyata berdampak besar. Pengusutan perkara itu menimbulkan ketakutan kalangan profesional untuk mengabdi di BUMN maupun BUMD.

Itulah yang terungkap dalam seminar nasional bertema Mewujudkan Profesionalisme Manajemen BUMD yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja Sama (PPKK) Fisipol UGM bersama Badan Kerja Sama BUMD Seluruh Indonesia (BKSBUMDSI) di Jogjakarta kemarin (10/4).

Tampil sebagai pembicara pakar hukum tata negara Refly Harun, mantan penasihat KPK Suwarsono Muhammad, dan dosen Fakultas Hukum UGM Richo Andi Wibowo.

Menurut Refly Harun, dalam penanganan kasus korupsi, penegak hukum seharusnya menemukan terlebih dulu mens rea atau niat jahat pelakunya. Sebab, penanganan kasus korupsi bukan mencari kesalahan seseorang, melainkan kejahatan seseorang.

”Kalau sekadar melakukan kesalahan yang sifatnya administrasi tapi tidak menemukan adanya niat jahat, seharusnya kesalahan tersebut bisa diperbaiki,” kata pria yang mengajar di program pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.