Aries Tri Haryanto, Tukang Pelitur yang Jadi Doktor Ilmu Ekonomi

Aries Tri Haryanto, Tukang Pelitur yang Jadi Doktor Ilmu Ekonomi

0
Aries Tri Haryanto

SOLO – Roda hidup siapa yang bisa menebak ke mana akan menggelinding? Aries Tri Haryanto membuktikannya sendiri. Cibiran tak mampu menghalangi keinginan untuk sukses.

Aries Tri Haryanto, belum genap sebulan dikukuhkan sebagai doktor bidang Ilmu Ekonomi UNS. Dia semangat menceritakan pengalamannya menyelesaikan kuliah S3 di usia yang terbilang muda. Gelar doktornya bukan didapat dengan jalan mulus. Penuh pengorbanan. Apalagi tidak ada orang disekitarnya yang mendukung.

Lulus kuliah S1 di Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Aries langsung dihujani ucapan pesimis hingga cacian setelah mengungkapkan niatnya melanjutkan kuliah S2. Cemoohan datang dari keluarga, tetangga hingga teman menjadi makanan sehari-hari. Maklum, dia adalah anak tukang kayu yang hanya membantu ayahnya memelitur mebel pesanan tetangga. “Tukang pelitur wae sekolah duwur-duwur,” kata Aries menirukan ucapan orang-orang disekelilingnya.

Tinggal di Desa Jetak, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen dengan lingkungan yang mayoritas tamatan SMA lalu merantau atau bekerja seadanya, membuat Aris menutup telinga atas cibiran tersebut. Sejak itu dia berkomitmen membuktikan bahwa tukang pelitur seperti dirinya bisa mendapatkan pendidikan yang tinggi.

Sadar akan posisi ekonomi keluarganya, Aris berjuang mendapatkan penghasilan tambahan untuk menyelesaikan kuliahnya. “Sejak kecil, pulang sekolah saya bantu bapak melitur. Sampai kuliah pun, kalau pulang melitur. Saya lihat-lihat pekerjaan bapak, lama-lama saya juga bisa membuat mebeler sendiri,” ungkapnya.