Loket Keraton Masih Ditutup, Kunjungan Wisatawan Dialihkan

Loket Keraton Masih Ditutup, Kunjungan Wisatawan Dialihkan

0
Wisatawan hanya bisa menikmati Keraton Kasunanan Surakarta dari sisi luar karena loket pariwisata ditutup sejak, Selasa (4/4). DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

SOLO – Meskipun disesalkan banyak wisatawan, namun penutupan loket pariwisata di Keraton Kasunanan Surakarta tidak terlalu berpengaruh dengan tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Solo. Sebab, masih banyak objek tak kalah menariknya selain Keraton Kasunanan Surakarta.

“Tidak ada masalah. Kan (wisatawan, Red) bisa ke Museum Radya Pustaka, keraton Pura Mangkunegaran, Pasar Klewer dan lain-lain. Kita bisa alihkan ke sana,” kata Kepala Dinas Pariwisata Surakarta Basuki Anggoro Hexa, Rabu (5/4).

Memang, lanjut kepala dinas yang akrab disapa Hexa itu, Keraton Kasunanan Surakarta menjadi objek yang paling banyak dikunjungi wisatawan domestik. Tapi, dari sisi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD), nihil. Sebab, pengelolaan hingga pengadaan tiket diatur sendiri oleh pihak Keraton Kasunanan Surakarta. “Tiket dan pemasukan lain buat mereka sendiri. Kita nggak (pemkot, Red) tidak dapat apa-apa. Jadi ya kita nggak rugi,” papar Hexa.

Dia berharap pelaku usaha pariwisata memaklumi konflik internal di Keraton Kasunanan Surakarta. Paket wisata yang biasanya menuju benda cagar budaya (BCB) tersebut bisa dialihkan ke objek lainnya. Sekaligus menambah referensi wisatawan tentang Kota Solo. “Sekarang tour guide dan travel sudah pintar semua. Tidak perlu dikasih tahu seperti ini sudah bisa,” jelas Hexa.