Sering Di-bully, Gergaji Berbicara

Sering Di-bully, Gergaji Berbicara

0
Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko membawa sebilah gergaji dan golok saat menggelar perkara penganiyaan yang dilakukan Ratno di Mapolres Karanganyar, kemarin (4/4). RUDI HARTONO/RADAR KARANGANYAR

KARANGANYAR – Hati-hati memperlakukan orang lain dalam pergaulan sehari-hari. Baik itu dalam perkataan maupun perbuatan. Jika tidak ingin bernasib sama seperti Sugeng Priyono, warga Kampung Jungke, Kecamatan Karanganyar Kota. Kakek 60 tahun ini harus dirawat intensif di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar usai disabet gergaji Ratno, 49, yang masih tetangganya sendiri, Sabtu siang (1/4).

Ratno nekat menyabetkan gergaji ke kepala dan badan korban lantaran sering di-bully. Hal tersebut terkuak saat jajaran Polres Karanganyar menggelar gelar perkara terkait peristiwa “perang berdarah” antara Sugeng Priyono versus Ratno di Kampung Jungke.

Dalam pengakuannya dihadapan tim penyidik Polres Karanganyar, Ratno nekat menyabetkan gergaji ke kepala dan tubuh korban. Lantaran sakit hati diejek dan diancam korban menggunakan sebilah golok. Golk itu sengaja dibawa korban dari dalam rumah.

”Sebelumnya sudah lama sering cek-cok dan adu mulut. Kadang dia itu juga sering ngece-ngece (mengejek, Red). Mungkin kemarin itu (pembacokan, Red) puncaknya,” ujar Ratno saat ditanya Radar Karanganyar.