Diduga akan Bergabung ISIS, Satu Keluarga asal Sragen Dideportasi

Diduga akan Bergabung ISIS, Satu Keluarga asal Sragen Dideportasi

0
Petugas menyerahkan satu keluarga asal Masaran, Sragen, kepada keluarga.

SRAGEN – Satu keluarga asal Sragen yang diduga hendak bergabung dengan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) di Suriah dideportasi kembali ke Indonesia setelah sampai di Turki. Kepulangan mereka dijemput tim dari Dinas Sosial (Dinsos) Sragen di Bandara Adi Soemarmo kemarin. Mereka kemudian langsung diantar ke rumahnya di Desa Jati, Kecamatan Masaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, satu keluarga tersebut terdiri ayah, ibu dan tiga orang anak. Mereka adalah AL, 27, sebagai kepala keluarga, kemudian istrinya SE, 27, serta tiga anaknya UF, 4, HH, 2, dan KS, 1. Mereka dijemput dinsos dan tiba di Sragen pukul 09.25. Sampai rumah kemudian diserahkan kepada keluarga.

Camat Masaran Cosmas Edwi Yunanto mengatakan, berdasarkan informasi yang dia terima, mereka dideportasi dari Turki. Pasalnya mereka hendak menyeberang ke Suriah. ”Informasinya berangkat ke Turki. Mereka ada indikasi mau gabung ISIS. Namun sebelum sampai Suriah sudah dideportasi,” terangnya.

Kepala Dinsos Sragen Supriyatno membenarkan pihaknya telah menjemput satu keluarga dari Masaran, Sragen yang dideportasi. Pihaknya memfasilitasi penjemputan dan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial. Sedangkan untuk kasusnya menjadi kewenangan dari Polres Sragen.