MAKI Praperadilkan Kejari Wonogiri

MAKI Praperadilkan Kejari Wonogiri

0
ILUSTRASI.

WONOGIRI – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki) mengajukan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri. Kasus ini terkait langkah kejari menghentikan penyelidikan terkait dugaan korupsi pengadaan buku ajar yang diduga merugikan negara hingga lebih dari Rp 3 miliar pada 2003 lalu.

Kuasa Hukum Maki Arif Sahudi mengatakan, pihaknya mengajukan permohonan pemeriksaan praperadilan terhadap Kejari Wonogiri ke Pengadilan Negeri Wonogiri, Jumat kemarin (31/3). Surat permohonan tersebut telah diterima dan didaftar di Kepaniteraan Pidana PN Wonogiri dengan nomor 01/pid.pra/2017/PN WNG tertanggal 31 Maret 2017.

Berdasarkan hasil penelusuran dari Maki, ada dugaan tindak pidana korupsi proyek buku ajar pada 2003 lalu, dengan nilai kerugian Rp 3 miliar. Tapi ternyata hanya ada tiga anak buah yang menjadi tersangka dan kini telah menjalani hukuman.

“Padahal dalam BAP, ada fakta-fakta hukum yang lain. Nah, ketika di BAP ada fakta baru, harus ada pengembangan kasus. Tapi kenapa sampai saat ini tidak dilanjutkan?,” kata Arif Sahudi, Jumat kemarin (31/3).