Lapas Sragen Dilempari Telur Busuk

Lapas Sragen Dilempari Telur Busuk

0
Kegiatan damkar di Lapas Sragen. AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SRAGEN

SRAGEN – Tiga orang sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 2A Sragen mendapatkan sanksi dengan ditugaskan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jateng. Mereka dinilai tidak disiplin dan melanggar kode etik.

Kepala Lapas Sragen Rudy Djoko Sumitro menerangkan, oknum sipir yang melakukan pelanggaran sudah disidang secara internal. Mereka kedapatan melakukan pungutan liar, membawa kartu anjungan tunai mandiri (ATM) narapidana dan mengganggu stabilitas dengan melarang keluarga membesuk. ”Ada juga yang pernah pakai narkoba, sudah hampir sembuh dan mau coba-coba lagi,” tegasnya.

Rudy tak menampik Lapas yang dipimpinnya rawan peredaran narkoba dan cukup banyak oknum sipir terpengaruh. ”Tahun lalu diberhentikan tiga orang. Ini kita mutasi ke kanwil (Kemenkumham Jateng, Red) tiga orang selama tiga bulan. Jika baik bisa kembali lagi, tapi kalau tidak, akan ada sanksi tentunya,” ungkap dia.

Sementara itu, salah seorang oknum sipir Imam Wahyudi merasa sanksi terhadap dirinya tidak sesuai prosedur. Menurutnya belum ada putusan sidang kode etik, tapi sudah dijatuhi hukuman dengan dimutasi ke Kanwil Kemenkumham Semarang. Karena itu, kemarin, dia melemparkan telur busuk ke dalam Lapas Klas 2A Sragen.