Biaya Pembebasan Lahan Flyover Manahan Membengkak

Biaya Pembebasan Lahan Flyover Manahan Membengkak

0
Hotel yang berada di sisi timur Jalan Dr Moewardi bakal terdampak pembangunan flyover. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

SOLO – Anggaran pembebasan lahan terdampak proyek Flyover Manahan diperkirakan membengkak. Pasalnya, penambahan satu lajur di ruas Jalan Dr Moewardi akan membutuhkan lahan tambahan yang tidak sedikit.

”Pasti (lahan yang dibebaskan, Red) bertambah. Kami sudah siapkan Rp 30 miliar, salah satunya untuk pembebasan,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta Endah Sitaresmi saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (30/3).

Rencananya, untuk penambahan satu lajur butuh tambahan lahan selebar 4 meter. Sementara dari desain yang lama dengan dua lajur, pemkot hanya membebaskan lahan di sisi timur Jalan Dr Moewardi selebar 0,7 meter. Dengan perubahan desain, maka hampir dipastikan lahan di sisi timur flyover akan dibebaskan selebar 5 meter.

”Karena kalau sisi barat pemilik lahannya lebih banyak sehingga rumit mengurusnya. Kalau di sisi timur, hanya ada satu hotel yang terdampak. Karena lainnya tanah milik pemkot sendiri. Luas secara pasti kami menunggu desain Pusjatan (Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan),” papar perempuan yang akrab disapa Sita itu.