Nekat Pindah Usai Lebaran, SHP Pedagang Klewer Bakal Dicabut

Nekat Pindah Usai Lebaran, SHP Pedagang Klewer Bakal Dicabut

0
Pedagang Klewer masih menempati pasar darurat di Alun-Alun Utara Keraton. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

KLEWER – Pemkot tidak mengalokasikan anggaran memperpanjang sewa Alun-Alun Utara (Alut) Keraton Kasunanan untuk pasar darurat pedagang Pasar Klewer. Sebab itu, usulan Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) pemindahan pedagang usai Lebaran ditolak.

Peresmian Pasar Klewer tetap dilakukan pada April.

“Kalau sudah siap diresmikan, kenapa harus menunggu sampai Lebaran? Tidak bisa. Kita tetap menyesuaikan jadwal yang sudah ada,” tegas Sekretaris Daerah Surakarta Budi Yulistianto di ruang kerjanya, Rabu(29/3).

Budi tak sepakat pemindahan pedagang sebelum Lebaran akan mempengaruhi omzet. Bahkan, dia yakin ketika sudah menempati Pasar Klewer, pedagang dapat memperoleh omzet lebih besar dibandingkan di pasar darurat.

“Semua perubahan harus membutuhkan penyesuaian. Berjualan di pasar darurat dengan di kios sama saja. Sama-sama bisa panen saat Lebaran,” imbuhnya.

Jika ada pedagang yang nekat pindah ke Pasar Klewer setelah Lebaran, pemkot akan mencabut surat hak penempatan (SHP). Alasannya cukup sederhana, karena kios tidak ditempati.