Bupati Jekek Kritik Unas Dijaga Polisi

Bupati Jekek Kritik Unas Dijaga Polisi

0
Aparat kepolisian bersenjata menjaga soal-soal unas agar tidak bocor.

WONOGIRI – Bupati mengkritisi pelaksanaan ujian nasional (unas) yang selama ini dilaksanakan di Wonogiri. Salah satunya terkait penjagaan dengan melibatkan aparat kepolisian yang dinilai justru akan mengganggu psikologi anak.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Jekek) mengatakan, saat ini terdapat dua sistem dalam unas, yaitu ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP), sehingga penting untuk menjadi pertimbangan apakah menjadi sesuatu yang adil membebankan siswa sebuah tanggung jawab yang sama dengan sistem berbeda.

“Perlu adanya standardisasi. Bukan sekadar pada angka, tetapi pada aspek kualitas. Karena tiap daerah mempunyai kondisi geografis, kultur dan sosial berbeda. Karena itu, harus ada panduan sama agar hasil sesuai yang kita inginkan,” kata Jekek dalam sosialisasi unas, ujian sekolah berstandar nasional (USBN), dan ujian sekolah (US) di pendapat rumah dinas bupati, kemarin.

Jekek juga mengkritisi kurang efektifnya kegiatan monitoring unas yang selama ini dilakukan. Kegiatan ini justru menimbulkan ketegangan baru bagi peserta unas.

“Setiap ada unas, kami diminta sidak memantau. Saat datang ke sekolah, kami datangi sekolah, dan melihat anak-anak ujian. Kehadiran kita justru menganggu konsentrasi peserta ujian. Ini sebuah sistem yang tidak efektif,” kata Jekek.