Petani Melon Trauma Rugi Puluhan Juta

Petani Melon Trauma Rugi Puluhan Juta

0
Petani melon di Giriwoyo merawat tanamannya agar bisa meriah hasil panen maksimal tahun ini.

WONOGIRI – Sejumlah petani melon di Giriwoyo mulai menanam melon Maret ini. Dengan modal cukup besar mencapai puluhan juta per hektare, petani berharap cuaca bagus agar hasil panen meningkat.

Ketua Asosiasi Melon Gajah Mungkur Wonogiri Suwardi mengatakan bahwa bulan ini para petani mulai menanam melon. Satu hektare lahan melon ditanami setidaknya 15 ribu pohon.

“Asumsinya satu pohon mulai dari bibit, persiapan dan segala macamnya itu Rp 5.500 per pohon. Kalau satu hektare ada 15 ribu pohon, butuh modalnya setidaknya Rp 82 juta lebih,” kata Suwardi, Selasa kemarin (14/3).

Karena itu, petani berharap cuaca selama masa tanam tiga bulan ke depan cukup sinar matahari agar hasil panen dapat meningkat dari tahun lalu. Hal ini berkaca pada tahun lalu, di mana ada dua kendala besar yang membuat hasil panen hanya 60 persen dari target 90 persen.

“Sebelumnya panen anjlok karena diserang hama busuk buah dan lalat buah. Kondisi ini dipicu iklim yang tidak menentu. Karena itu, kami berharap tidak terjadi tahun ini,” kata Suwardi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri Safuan sebelumnya mengatakan, di Wonogiri terdapat 115 hektare lahan pertanian melon, di mana 20 hektare dikelola oleh Asoisiasi Melon Gajah Mungkur . Setiap 1 hektare lahan  bisa menghasilkan 20 ton melon dengan asumsi harga 8 ribu per kilogram. “Bila panen serentak di seluruh Wonogiri  bisa menghasilkan 2,3 miliar sekali masa panen,” kata Safuan.