Penataan PKL di Solo Dipuji Daerah Lain

Penataan PKL di Solo Dipuji Daerah Lain

0
Penertiban lapak PKL di Jalan Veteran oleh Satpol PP beberapa waktu lalu. DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO

SOLO – Strategi penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bengawan oleh pemkot ternyata dikagumi daerah lain. Sebagian besar perwakilan DPRD dari wilayah lain yang berkunjung ke Solo ingin mengetahui dan belajar tentang penataan PKL di kota ini yang dinilai cukup sukses.

Sejak awal 2017 hingga kini sudah ada 32 kali kunjungan dari daerah lain ke Solo.”Mereka (anggota legislatif daerah lain, Red) kagum dan penasaran dengan Solo yang menata PKL tanpa ada adu jotos. Memang diakui, konsekuensinya pemkot perlu melakukan penganggaran dana yang tidak sedikit. Sebab, para pedagang ini diberi wadah melalui pasar, selter,” ucap Ketua Komisi II DPRD Surakarta Y.F. Sukasno kepada wartawan kemarin (12/3).

Selain belajar mengenai pengelolaan PKL dan pasar tradisional, anggota legislatif dari daerah lain juga penasaran dengan pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 21 miliar setahun. ”PAD di Solo juga dipelajari karena lancar. Selama ini kan untuk para pedagang kecil cukup ditarik retribusi dengan nominal retribusi kecil. Sebab, pemkot memikirkan perkembangan pedagang kecil untuk bisa bersaing dengan pasar modern. Dengan nominal retribusi rendah, pedagang tetap bisa berjalan,” papar Sukasno.