Pemkot Solo Sasar Wisatawan dari Guilin

Pemkot Solo Sasar Wisatawan dari Guilin

0
Turis asing berkunjung ke Pura Mangkunegaran. ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO

SOLO – Pemkot kembali menjalin kerja sama dengan Tiongkok. Setelah tahun lalu merintis sister city dengan Guangzhou, kini pemkot menjajaki kerja sama di bidang pariwisata dan budaya dengan Kota Guilin.

”Kerja sama dengan Guilin diharapkan bisa mendorong kunjungan wisatawan dari Tiongkok ke Solo. Sementara pemkot juga bisa belajar pengemasan paket-paket wisata di Guilin,” terang Konsulat Jenderal RI untuk Guangzhou Herbhayu A. Noerlambang kepada wartawan Sabtu (11/3).

Menurutnya, wisatawan asal Tiongkok merupakan pangsa pasar potensial bagi industri pariwisata di Kota Solo. Sebab, setiap tahun warga Negeri Tirai Bambu yang pelesir ke luar negeri mencapai 120 juta orang. ”Sementara pada 2016 hanya 1,7 juta wisatawan asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia. Tempat favorit masih tetap Bali, Jakarta, kemudian Batam,” ujar Herbhayu.

Di sisi lain, otoritas Guilin dinilai Herbhayu mampu mempromosikan pariwisata di wilayah mereka dengan baik. Meski luas wilayah kota itu lebih kecil dari Solo, namun Guilin mampu menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.

”Guilin memiliki potensi alam dan wisata budaya. Kedua hal itulah yang akan dicoba untuk dikerjasamakan dengan pemkot,” jelasnya.